Perkembangan angkatan kerja di Indonesia merupakan hal yang selalu menjadi perhatian banyak pihak. Tantangan dan peluang yang dihadapi oleh angkatan kerja di tanah air tidak bisa dianggap enteng. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angkatan kerja di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, “Perkembangan angkatan kerja di Indonesia menciptakan tantangan yang harus segera diatasi. Salah satu tantangannya adalah tingginya tingkat pengangguran dan kurangnya keterampilan yang dimiliki oleh angkatan kerja.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran pemerintah dan berbagai pihak terkait dalam menciptakan peluang kerja yang adil dan merata.
Namun, di balik tantangan yang ada, terdapat pula peluang yang bisa dimanfaatkan oleh angkatan kerja di Indonesia. Menurut Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Philips Vermonte, “Perkembangan teknologi dan digitalisasi memberikan peluang besar bagi angkatan kerja di Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing mereka.”
Dalam menghadapi perkembangan angkatan kerja di Indonesia, diperlukan kerjasama antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Hal ini sejalan dengan pendapat Ekonom Senior Bank Dunia, Frederico Gil Sander, yang mengatakan bahwa “Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan sangat penting dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada dalam perkembangan angkatan kerja di Indonesia.”
Dengan demikian, perkembangan angkatan kerja di Indonesia tidak hanya membawa tantangan, tetapi juga peluang yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Dengan adanya kerjasama dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak terkait, diharapkan angkatan kerja di Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi lebih kompetitif di tingkat global.
